Friday, July 24, 2009

Home Treatment

Apa itu Home Treatment?
Home Treatment bisa diartikan sebaagai metode pengobatan terhadap gejala2 yang dialami tubuh, yang dilakukan di rumah. dalam postingan ini, gejala dialami oleh bayi adalah batuk pilek alias batpil.

Batpil pada bayi dan anak-anak umumnya disebabkan virus, jadi gak bisa diobatin pake apapun kecuali dilawan oleh daya tahan tubuh anak.

Itu RULE no. 1 ya. Jadi, stop mikirin apa ya obatnya. Karena percuma. Pemberian obat yg gak perlu cuma bikin repot ginjal dan hati anak, plus efek samping lain.
Selain itu, obat mengintervensi kerja daya tahan tubuh, jadi sistem kekebalannya gak berkembang. Contoh, seperti anak belajar jalan, ya harus jatuh2 dulu. Kalo setiap jatuh langsung digendong dan gak dibiarkan jalan lagi, ya gak lancar2 jalannya.Lebih baik fokus ke cari penyebab dan cari cara meningkatkan daya tahan tubuh anak supaya cepat sembuh.

Ini tipsnya:
1. Batpil umumnya 5-14 hari. Tergantung daya tahan tubuh anak. Jadi sabar ya. Kalo batpilnya berkepanjangan, ada 2 kemungkinan : virus pingpong (ada yg batpil jg di rumah shg tular menulari) atau alergi (cek riwayat alergi pada orangtuanya) .

2. Kalo ke dsa, minta diagnosis dalam bahasa medis, supaya kita bisa browse. Radang tenggorokan adalah diagnosis sejuta umat. Tanya penyebabnya apa, virus atau bakteri? Kalo ada pilek, ada ingus, udah pasti virus.

3. Penanganan batuk yang utama perbanyak cairan. ASI, air hangat. Kalo gak nyusu, kasih ASIP aja dengan gelas. Matikan AC. Balur dada/punggung dengan balsem bayi, misalnya transpulmin. Pasang terapiuap sendiri di kamarnya, baskom isi air panas dan bbrp tetes minyak kayu putih. Kalo hidung mampet, teteskan NaCl steril.

4. Kalo ada demam bersama batpil, brati demamnya karena batpil. Gak perlu AB (AB hanya untuk penyakit yg disebabkan bakteri). Cukup kasih parasetamol jika demamnya >38,5C dan bayi rewel. Parasetamol tidak menyembuhkan, hanya menyamankan (pain killer), jadi gak perlu dikasih kalo anak masih nyaman.

5. Beri makanan bergizi yang banyak cairan, misalnya sup dan jus buah.

6. Energi anak saat sakit akan dipakai buat daya tahan tubuh memerangi virus. Jadi sebaiknya ajak anak istirahat.

Menerapkan home treatment sangat mudah, tetapi bisa jadi sulit jika kita sebagai ibu gampang terprovokasi ajakan untuk pergi ke dokter. Home treatment bukan kebiasaan kebanyakan orang terhadap bayinya. Karena setiap ortu suka ga sabaran liat anaknya batpil dan demam. pengennya cepet sembuh aja, yo opo yo?

2 comments:

Indah Kurniawaty said...

Salam kenal,
Saya juga menerapkan home treatment buat Ganesh, anak saya (5m) walopun dicover asuransi kesehatan untuk meminimize penggunaan obat.
Emang bener seperti yang Mom bilang, kadang orang tua kita (neneknya) yang gak sabaran dan pengennya cucunya segera dibawa ke dokter.

Anonymous said...

Salam kenal...
setuju sih dg penerapan home treatment.
Tapi kita orang awam, yg bukan dokter, mungkin agak susah ya membedakan mana yg penyakit karena virus dan bakteri, jd tetep perlu u/ pergi ke dokter sebagai masukan saja. Trus, bagaimana dg radang telinga, kan bisa juga disebabkan krn pilek ato batuk yg berkepanjangan (kata DSA saya)?