Referensi: Kisah ibu meminta (bukan menyuruh) putrinya memakai jilbab salah satunya bisa dibaca di bukunya Asma Nadia, Catatan Hati Seorang Ibu. (klo ga salah itu sih judulnya :))
Wednesday, June 30, 2010
My Lil' Muslimah
Referensi: Kisah ibu meminta (bukan menyuruh) putrinya memakai jilbab salah satunya bisa dibaca di bukunya Asma Nadia, Catatan Hati Seorang Ibu. (klo ga salah itu sih judulnya :))
Azki 22 Bulan
Ibu lupa, kalo Azki sudah berusia 22 bulan ^_^ dua bulan lagi sudah 2 tahun umurnya.
Perkembangan Azki sebulan terakhir ini sangat membuat ibu senang, (sebetulnya tiap bulan senang sih, lha wong anak sendiri). Tapi yg bikin tambah senang itu karena Azki mulai bisa mengucapkan 2 kata yang terintegrasi (mksdnyaa??) Rangkaian pertama yg ibu ingat adalah “Ka’ Tu”, alias buka sepatu. Biasanya kan cuma nunjuk2 sepatu di kaki kalo minta dibukakan sepatu. Berikutnya “Mimi, Piiss”, alias “Mimi Please..”. Baru sedikit sih, rangkaian katanya, kata2 yg single pun masih banyak yg cadel. Ah tak apa-apa J
Berikutnya masalah makan, masih kerja keras..Sebetulnya masih lebih baik dr 2-3 bulan lalu. 2 hari ini malah makan nasi uduk pake semur tempe, porsi dewasa. Dihabisin sendiri, ibu ngga kebagian, hikss..Mungkin ini kangen sama nasi uduk kali ya, sdh bbrp minggu ga makan nasi uduk. Tapi biasanya, kalo sudah sarapan banyak gitu, siangnya ga mau makan. Cuma 3 suap. Baru malamnya mau makan banyak lagi. Model baru nih, gaya makannya.
sayangnya, Azki kok lebih suka nonton tv drpd main2 lainnya ya? Apa sebaiknya tivinya dijual? Wah kasian ayah dong, bisa ngga nonton spongebob dia.
Oya, tantangan berikutnya selain TV adalah masalah menyapih. Walah, susahnyaaa… selalu ada tangisan mengharu biru, termewek-mewek, yang minta mimi. Beberapa kali ibu berusaha menyembunyikan gentongnya dgn selalu berubah posisi tidur, tapi kok selalu ketauan yak? Dan klo sudah ketauan, ekspresi girangnya Azki tuh bikin ibu ketawa lebar :D:D Azki belum bisa diajak mengerti kenapa musti berhenti mimi. Yah..perlu proses..sing sabar..
Friday, June 11, 2010
Teman Tidur Kami
Mulanya dari sejak lahir Azki ga pernah dibelikan boneka. Mungkin karena punya ibu yang tomboy, yang kecilnya mainnya sama lego dan buku,..jadi pada suatu hari di usianya yang ke 11 bulan, saat dapet paket boneka satu kardus dari Solo, Azki langsung "girap-girap" ketakutan. Kaget kali ya, kok ada kanguru..ada teletubbies..ada winnie pooh..semua punya mata tp ga bisa ngomong, hehehe.Agak susah juga mendekatkan Azki dengan boneka-bonekanya. Setiap kali didekatkan ke boneka, kabur dia,,balik lagi main bola-bola.
Perlu waktu sekitar 2 bulan agar Azki akur sama boneka, dan setelah akur, kejadiannya adalah, Azki memenuhi kasur kami dengan boneka. Kanguru, Lala, Winnie, Barney, bola, balon bentuk sapi.. dan dulu truk mainannya juga naik pangkat ke kasur, padahal itu truk sudah berkelana melintas jalan raya. Tapi setelah dikasi pengertian bahwa truk itu kotor, akhirnya Azki nurut, ga bawa truknya ke kasur lagi ;p Tapi ada saat yang menyebalkan saat ayah berkata:
Ayah: Azki, truk gede-nya dibawa tidur ya?
Azki: Mauk mauk (artinya 'ga mau')
Ayah: kasian truknya sendirian di depan..
Azki: keuteuk gude..(artinya truk gede)
Ayah: iya..truk gedenya dibawa ke kasur ya?
Ibu : Truk gede kotor, belum mandi (buru-buru menyela)
Azki: ntoo (kotor)Ibu : iya, kotor..azki sama barney aja ya?
Ayah: Truk gedenya sendiriaaaan...
Ibu : (mulai sebel) Ayah pilih tidur sama truk gede apa sama ibu?
Ayah: sama truk gede
Ibu : @#^*@^#!!! (plakk..!) Kalo gitu ayah tidur di teras dong?
Ayah: Ngga,,kan truk gedenya dibawa ke kasur..
Ibu : #*^&$(^!!! (plakk..!)
untung aja Azki ga terprovokasi ayahnya, dan akhirnya kami bertiga tidur dengan damai di antara "teman-teman" Azki tadi..(kalo temannya makin banyak, apa perlu beli kasur baru?atau playpen sekalian?)
Ngoceh
Menurut Azki, pronounciation untuk balon adalah "BOM"
Ibu jadi mengkhayal kalo suatu hari kami ada di mall yang penuh dengan balon, dan Azki akan girang sambil berteriak "Bom!! Bom!!" dan seorang satpam mendengarnya..betapa akan hebohnya semua orang dievakuasi, qiqiqiqix....
Oiya, bbrp hari lalu ke hipermarket yg ada playgroundnya, dan di sana ada banyak bola2 digantung, dan Azkipun girang bukan kepalang, "Bom..Bom..." Untung hanya ibu dan ayah yang mendengar :)
Masih ttg pengucapan Azki. Suatu hari Azki mengucapkan "Mbaa..Mbaaa..". Ibu pikir sedang mencari Mbak Asih, mbak yg momong. Azki uring2an karena tebakan ibu salah. Ternyata "Mba" adalah bola. Masya Allah...
Spouse Account dan Kehilangan ATM
Aku dan suami termasuk yang golongan kedua. Ya, yang pake kata 'or' di nama pemilik. Awalnya sih iseng2 nanya, apakah bank tsb membolehkan kepemilikan rekening dgn 2 nama di dalamnya. Eh dan ternyata boleh, dan syaratnya ga aneh,,cuma isi formulir ky biasa.
Sebetulnya apa tujuan punya spouse account begini? Awalnya dengan pemikiran konyol, bahwa uang suami adalah milik istri juga, wkwkwkwk...tapi ternyata, di ke depannya, kalo ada kehilangan kartu, yg ngurus bisa suami atau istri.
Kaya sekarang nih, bikin kartu ATM baru, karena yg lama tertelan di mesin ATM. (gini nih kalo jadi emak pikun,,). Karena suami sedang bekerja, tentunya ga bisa direcoki buat ngurusi urusan remeh temeh macam inih. Jadilah aku datang ke kantor si bank ini di daerah Mampang. Pake acara nyasar, sisan. Lha wong kata suami, kantornya ada di deket halte busway Warung Buncit. Melotot sampe Jatipadang, ngga ada nama halte kaya gitu. Akhirnya balik arah lai, dan akhirnya ketemu juga itu kantor. Dan rupanya mmg ga ada halte dengan nama itu :P halahh, cappe deh..
Sampai menghadap si mbak CSnya, ditanya2 nama, nomor KTP, alamat, nama ibu kandung, nomor HP, perkiraan saldo terakhir, ..bla bla bla,,. nah berhubung selama ini aku berganti KTP, agak lama proses identifikasinya. Tapi untungnya ya, ga ada acara manggil suami segala. percaya banget lah sama aku :) untung juga ga pake acara paanggil penghulu ya,,bisa repot, lha wong penghulunya ada di Solo :p.
Dan akhirnya setelah hampir 3 minggu, kartu ATM yang sudah lama dinanti ini jadi juga. Lama sekaliiii...tapi bagus juga ya, bisa mengerem nafsu belanja :p Oya, karena pake spouse account, yang ngambil ga harus aku sebagai pelapor. Tapi bisa suami dengan membawa KTP-ku. Kalo pake spouse account tp yg "and", nah itu repot, ngurus ini itu berkaitan dgn tabungan harus berdua.
Sgitu deh ceritanya, semoga lain kali ga kehilangan kartu lagi. Mungkin ini juga teguran dari Yang Maha Kuasa karena diriku suka ngolokin Utinya Azki yg suka lupa naruh kartu ATMnya :p.
Headlines 1 Minggu
Menurutku, ada seorang psycho di luar sana. ada orang 'gila' di luar sana. pertama 'gila' karena dia seneng banget berhubungan seks dengan byk wanita. Kedua 'gila' karena suka mendokumentasikan hal2 pribadi seperti ini, ga mikir kalo drive-nya kecurian atau sekedar hilang. kalo direkam di piringan hitam siih gapapa kali ya,,lha direkamnya di media video. dasar DODOL!
Ada pula yg tiba2 beken dengan status "pakar telematika" or "pakar IT". Pikirku, 'wah temen gw yang susah payah riang gembira lulus dari jurusan Informatika bisa ngamuk, disamain dengan para pakar pornomatika ini', hehehe..IMO, pakar IT di Indonesia yang mumpuni baru Bp Onno W. Purbo. (ini sodaraan ya, sama dosenku Pak Heru Purbo?). Yang lain? Macam Roy Sukro itu?nyampah...
Yaah..maap klo postingan ini terdengar seperti orang marah-marah. kasus video gini kayanya layak dijadikan sebagai tragedi selebriti kali ya, atau tragedi generasi muda? Sampai-sampai di banyak sekolah ada razia konten ponsel, dan ternyataa... memang ada yg menyimpan video itu di ponselnya.
Bisa dipastikan orang tua yang punya anak ABG ikutan khawatir. Jangan-jangan, anakq punya videonya..jangan-jangan, sudah lihat di warnet..jangan-jangan, nonton bareng temennya..Tuh kan pening jadi ortu-nya ABG? masa anaknya jadi dilarang akses internet? masa jadi dilarang bawa ponsel? masa dilarang hang-out bareng temen?
Video mesum setau aku pertama kali heboh pas jaman masih TPB (kuliah tingkat 1). Waktu itu pelakunya mahasiswa/i di Bdg. Berikutnya videonya si penyanyi dgn pacarnya. Hampir semua temanku di kosan punya video itu di ponselnya. Selanjutnya ga taulah, ada video apa aja. Aku pernah nonton ga? ya, aku sempat melihat, dan itu sama sekali bukan hiburan.
Aku bener2 ga ada ide, akan seperti apa kerusakan moral di jaman Azki besar nanti..
Speechless ahh..
Thursday, June 10, 2010
Candu Bola
Sebagai mantan pecandu sepak bola Eropa (dalam negeri beneran ga suka deh..even PKT Bontang yang sudah beralih nama menjadi Bontang FC), memang rasanya agak2 de javu gitu melihat kehebohan pesta 4-tahunan ini. Selalu ada hal yg membuat teringat-ingat, hihihi..misalnya ini nih:
Piala Dunia 1994: pertama kalinya suka sepak bola. Ya karena baru pemula, ikut2an aja suka sama juara bertahan, Jerman. Waktu itu suka sekali sama Jurgen Klinsmann (huhu,,malu,,)
Piala Eropa 1996: masih dukung Jerman, yang untungnya menang. Waktu itu jagoannya masih Klinsmann dan Bierhoff.
Piala Dunia 1998: akhirnya melihat Jerman kandas dari Kroasia. Padahal official song-nya bagus lho..(opo hubungane..)
Piala Eropa 2000: sayang sekali waktu ajang ini digelar, aku lagi khusyuk ujian kenaikan kelas. Cuman ya itu..kadang ga rela menukar tontonan dengan buku kimia, hehehe...akhirnya belajarnya setelah siaran selesai. Untung aja naik kelas :D
Piala Dunia 2002: Dah mulai ga soccer-holic. Lha wong sudah kuliah, ga pake TV kan di asrama. Gimana mau nonton. Eh nonton finalnya ding, di rumah mbah. Kayanya waktu itu lagi berjuang di ujian semester pendek deh, cuman ga rela ninggalin partai final Jerman vs Brasil :D
Piala Eropa 2004: Hmm..mulai ini nih gejala2 kehilangan passion terhadap sepak bola. Alesannya waktu itu,,,masih karena kuliah, juga lagi sibuk heboh ngurusi festival ITB Choir.
Piala Dunia 2006: Wah...lewattt...manusia-manusia ganteng itu (whuahahaha...seleranya pemain bola :D) harus rela digeser oleh Tugas Akhir...Eh eh..akhirnya mengerjakan Tugas Akhir sambil mendengarkan suara siaran dari TV di ruang keluarga ibu kos ^_^
Piala Eropa 2008: Nah yang ini cuma nonton siaran tunda di kantor. Pagi2 buta jam 7 ibu hamil tua ini (waktu itu lagi hamil Azki) sudah datang cuma buat nonton siaran tunda, hehehe...untung saja anakku cewe, jadi ga perlu dikasi nama aneh2..satpam di kantor tuh, ngasi nama anaknya Arshavin..gimana coba panggilannya. Asep kali yaa..
Naaah....Piala Dunia 2010 apa kabarrrr?? mau nekat nonton? Walah, yg mau ditonton apanya coba, wong taunya cuma Arjen Robben sama Kaka...wes lah, tidur aja, qiqiqi..
Jadi intinya, virus soccer-holic cuma bertahan 6 tahun, sodara-sodara..cuma sejauh Jurgen Klinsmann menendang bola..eh terakhir kan dia melatih dan membawa Jerman juara 3 di PD 2006..aih senangnya :) wkwkwkw...
Ibu-ibu ada yg soccer-holic juga ngga?
Saturday, May 29, 2010
Pemanjat Cilik
Thursday, May 27, 2010
Happy Belated Birthday, Ayah...
Aku selalu mengingat ayah sebagai sosok yang ga pernah marah. Maksudnya kalopun marah ga pernah kelihatan. Selebihnya, ayah selalu tampil cool. Ohya, ayah juga suka bercanda. Menurut mama, ayah baru bercanda kalo ada aku. Wah…I’m sooo flattered J kadang2 mama jengkel karena ayah dan aku bercanda tapi yg jadi objek penderitanya adalah mama. Hehe…maafkaaaan
Aku merasa menjadi duplikat ayah. Dari segi wajah memang sudah ga diragukan lagi, miriiippp.. Tapi jadi makin mirip karena selera musiknya sama (kecuali ayah ga suka hip-hop dan britpop). Kuliah di tempat yang sama (tapi beda jurusan), suka jalan-jalan, suka sok ngirit padahal ketipu, wkwkwk.. Sama2 ga suka ribet..misalnya kalo traveling, kalo bs semua bawaan muat di satu tas. Ah..so many similarities..those make me soooo close to my father.
Ayah paling ga bisa nolak kalo aku sudah minta dibelikan buku n kaset. Lagian dulu syapa suruh tiap kali datang, jalan2nya selalu ke toko buku J “Dulu”? ya, dulu. Dulu,, sewaktu aku masih TK-SD, ayah tinggal terpisah dari aku dan mama. Ayah musti ‘nyangkul’ di Bontang, sementara anak2 dan mama tinggal di Solo menemani YangTi. Ayah pulang 2 bulan sekali. Setelah YangTi wafat, baru deh yang di Solo nyusul transmigrasi ke Bontang.
Setelah bertahun2 keinginanku selalu dituruti, tiba2 datang saat di mana anak perempuannya ini minta sesuatu hal yang absurd bagi ayah. Yaitu minta dikawinin, hehehe.. Awalnya ayah ga setuju, menurutnya terlalu cepat. Tetapi setelah diberi pengertian, akhirnya mau jg nerima lamaran, hehehe..
It’s been a wonderful journey, being your daughter, Ayah.
Kelemahan selalu ada, tapi biarlah itu ditutupi kebaikan2mu, sehingga hanya kebaikanmu yang aku ingat.
Ayah, semoga Allah memberimu:
Kesehatan yang barokah
Keluarga yang sakinah-mawaddah-warohmah
Kemudahan dalam beramal jariyah
Anak-anak yang sholeh-sholehah
Ilmu yang bermanfaat
Sehingga bisa menjadi investasi di masa akhirat nanti
Amin
Monday, May 24, 2010
Buku Bagus Part 2
Ibu suka fisik buku ini karena:
*Ditulis dengan bahasa Indonesia, bukan terjemahan. Beberapa buku Islam terjemahan membuat ku bingung memahaminya. Maklum, masih seuprit ilmunya, nyari bukunya ya yg bahasanya ga 'tinggi' banget.
*Bukunya tipis, 182 halaman, tapi padat-berisi.
*Semua lafaz doa di buku ini diambil dari Al-Quran dan Hadits yg riwayatnya jelas. Jadi lebih mantab di hati.
*Jadi gimana ringkasa buku ini?
Buku ini terdiri dari 3 bagian utama
*Bagian I: Pengertian, Urgensi, Sejarah, dan Pengabulan Doa.
*Bagian II: Hubungan Doa dengan Takdir dan Ikhtiar, serta prosedur berdoa
*Bagian III: Doa orang-orang sukses.
Tak lupa ada lampiran doa-doa untuk sehari-hari.
Ternyata, kunci Orang Sukses menurut Pak Aam adalah orang yang berdoa untuk dan dalam situasi seperti ini:
*doa untuk orang tua
*bersyukur apapun kondisinya
*doa saat terkena musibah
*minta dicintai Allah SWT
*Minta keteguhan hati
*Minta kebaikan dunia akhirat
*minta diberi keluarga yang harmonis
*minta diberi keturunan yang sholeh dan sholehah
*minta ilmu yang bermanfaat
*minta diberi hati yang khusyu
*minta keselamatan lahir-batin
*minta diberi hikmah
*minta terhindar dari perilaku syirik
Ternyata masih ada doa lain selain doa sebelum makan ya, hihihi..Buat yang merasa mati gaya mau baca doa apa lagi buat sehari-hari, doa-doa di buku ini sangat layak untuk diamalkan sehari-hari.
Semoga kita menjadi orang yang sukses, karena Allah pasti mendengar dan mengabulkan doa-doa kita :)
Friday, May 21, 2010
Azki The Traveller
Hal ini terbukti saat long wiken minggu lalu kami berlibur ke Sukabumi. Dari Jumat siang menjelang berangkat hingga Senin pagi saat sampai di rumah, Azki mengunci mulutnya untuk banyak jenis makanan.
Azki memulai perjalanan luar kota-nya sejak bulan Oktober tahun lalu. Oktober, Desember-Januari, Februari, dan Mei ini, semuanya dilalui dengan mogok makan. Ibu kira itu karena jenis kendaraan yg ditumpangi. Pertama bis AKAP, berikutnya kereta, lalu dua yang terakhir mobil. Mobil pun pengendaranya beda, Yang pertama dikendarai teman ayah yang nyetirnya ajrut2an. Yang terakhir ke Sukabumi ini dikendarai akungnya Azki yang walopun ngebut tp tetap smooth saat ngerem atau saat pindah gigi. Jadi apa ya yg menyebabkan Azki selalu mogok makan gini? Mungkin perutnya ga enak ya klo diajak jalan jauh. Atau sudah terjadi bonding yg begitu erat antara Azki dengan lingkungan ke-betawi-annya? Hehehe..kayanya ga segitunya ya..Oooh, mungkin Azki takjub dengan lingkungan baru sampai2 lupa kalo lagi lapar^_^ terutama karena ada tante Amah-nya yg dateng dari Solo: Azki kan suka banget sama ABG, dan tante Amah alias Rahma adik ibu ini memang masih berumur15 tahun. Nah, klop kan?
Kalo terus-terusan begini, sampai kapan ibu bakal berhenti traveling? Kapan ibu bisa jalan2 ke luar kota dengan Azki yang gampang makan? Hmm..menunggu waktu saja lah,
Plagiator, Pembangkang Cilik, dan Tukang Suruh-suruh
-Memakai sepatu kerja ibu
-Menyiram tanaman
-Menyeterika baju
-Memukul body samping TV (meniru gerakan babanya yg suka mukul TVnya yg agak error)
-Pura2 nelpon
-Memakai topi dan ransel, bergaya mau pergi ke sekolah
-Mengisi gelas2 dengan air dispenser dan diberikan ke tamu
-Pakai dasi seperti ayah
-Masuk2in segala mainan ke panci trus pura2 masak
-Pura2 bermain piano di ambalan beton, seperti yang dilakukan Elmo
-Membuang-buang air di ember, pura2nya menyiram sesuatu.
-Memasukkan keping2 CD ke tempatnya, meniru ibu yang sedang beres-beres
-Memasukkan benda2 ke bak truk mainannya, seperti truk penganngkut barang yang selalu lewat di depan rumah.
-Suka bergaya pake kacamata ayah/ibu, cuma dipasangnya di leher. Giliran dipakaikan kacamata hitam buat anak2, malah nolak.
Men-charge hape ayah/ibu
Selain menjadi plagiator, Azki sudah mulai menjadi “Pembangkang” cilik. beberapa aturan penting dari ibu sudah mulai dibantah. Misalnya:
-pipis dan pup di potty, mandi, dan menyikat gigi. Sekarang Azki ga mau diajak ke potty. Yang ada malah pipis/pup ga pake bilang. Padahal bulan2 lalu kan bilang Nak.. Hiks..pake diaper lagi..mau pake clodi tapi lampin/nappynya dah ngga sanggup nampung urine-nya.
-Mandi? Wah perjuangan, soalnya ini anak pasti pake jejeritan yg menyayat telinga. Baru mau mandi kalo diawali dgn pipis/pup, kan cebok bs dijadikan alasanJ (untung masih mau cebok)
Ngga mau makan nasi, maunya lauknya aja. Atau kebalikan, makan nasinya aja, lauknya ga mau.
Selain “Pembangkang Cilik”, Azki juga sudah menjadi “Tukang Suruh-suruh”.
-Kalo ayahnya berangkat kerja pake helm ibu, pasti Azki akan nyuruh ayah memakai helmnya sendiri.
-Kalo ibu fesbukan pake hape ayah dan ketahuan sama Azki, Azki akan menyuruh ibu mengembalikan hape tsb ke ayah. Brani menolak permintaan juragan? Siap-siap aja mendengar juragan cilik ini menjerit-jerit :D
-Kalo lagi anteng2nya nonton VCD Elmo, Azki akan seenaknya nyuruh ibu ganti VCDnya dengan Barney. Baru 5 menit, nyuruh ibu ganti dengan VCD Upin-Ipin.
-Kalo mau pergi2, Azki akan menunjukkan ke ibu perlengkapan yg harus dibawa, misalnya jaket, jilbab, gendongan Azki, sepatu Azki, jaket Azki, helm, tas ibu.. Aduh..kok dah kaya EO aja tho Nduk..
-Kalo sudah pulang dari pergi-pergi, Azki akan menunjuk2 jilbab ibu dan berkata “Kaa..Kaa..” Maksudnya ibu disuruh BUKA jilbab, kan sudah ngga di luar rumah. Aih Azki, kamu sudah paham ya kalo di luar rumah, ibu harus pake jilbab
-Kalo sedang menatap poster gambar hewan/buah, Azki akan memanggil ibu untuk menyebutkan hewan/buah apa yg sedang ditunjuk sama telunjuk mungilnya. Kalo ibu ngga nurut, Azki akan mencolok mata ibu, atau menarik rambut ibu, atau gimana lah caranya biar ibu “pay attention” ke dia.
-Kalo melihat gambar kelapa di poster, Azki akan berkata “Ais..Ais” sambil telunjuknya mengarah ke luar rumah. Ini maksudnya ibu disuruh beli es kelapa muda di depan rumah. Wah ya repot kalo nunjuknya 10x sehari.
-Kadang-kadang kalo Azki lagi mimi dan tau ibu lagi smsan, Azki akin merebut hape, menyembunyikannya di punggungnya, dan melanjutkan miminya. Kalo ibu minta, pasti dia akan ngomong, “Mauuu…” alias ngga mau ngasih, sambil geleng2 kepala.
Thanks to Allah SWT for giving me this amazing baby J So this is “The Joy of Motherhood”