Saturday, May 30, 2009

Opsus Melawan GAM

Sekarang sedang digencarkan Operasi Khusus Melawan GAM. dan itu terjadi di sini, Tangerang.

Hehe...pasti bingung deh :P

GAM adalah Gerakan Anti Mangap
Dikomandoi oleh Azki
Diberantas oleh Ibu Azki di saat jam makan.

Baru ngrasain deh ibu kalo Azki akhirnya bisa juga susah makan. istilah umum sih GTM, tapi ibu pengen ah bikin singkatan yang lucu (eh lucu ga sih? atau malah garing? krik..krik..).

Sekarang adaaaa aja cara Azki menolak makan. kalo dulu kan dibawa keluar rumah. trus dibiarkan maen di lantai. trus dikasi pegangan biskuit, jadi kalo mangap mau masukin biskuit, sendok buburnya sudah duluan nyampe. naah..sekarang nii..masih pake pegangan biskuit/ pisang. tapi repotnya, mangapnya tuh ga lebar. dan baru mangap pas cemilannya udah nempel di bibir. biasanya kan walo cemilannya masih jauh, mulutnya sudah mangap. duuh...muter akal lagi ibunya. mana mulutnya Azki tuh kecil benerrr..sendok bayi aja pas2an banget tuh masuk mulutnya.

kalo ibu ngadu ke Utinya Azki, pasti jawabannya (sambil ketawa dulu) "lha yo podho karo mbokke mbiyen. mulutnya sak-uprit, sendok teh aja ora klebu". nah..jadi morfologi mulut Azki ini ternyata sudah bawaan genetik. kata Uti lagi, itu masih untung ga pake muntah, lha kowe mbiyen, sudah hampir licin mangkokke, yang diperut dimuntahin lagi. opo ora judheg bin gondok?? hehe..ternyata masa kecil ibu lebih parah dari Azki :p

Ayo Semangatss!! ayo bersama2 membasmi GAM pada bayi kita, hehe...

Pindah..pindah..:)

Pembangunan rumah kami sudah menghabiskan waktu 10 minggu. Wuah..ga kerasa yaa. masa2 mengitung besi sudah lewat. masa2 memborong semen juga udah. pokoke masa kritis is over dah! hihi..

and finally we are ready to move in, yippiiii...

sebetulnya rumah ini ga kelar2 amat sih. istilahnya mah masih soft opening. tapi ndak papa. Ayahnya Azki sudah tak sabar. bahkan sudah lama latihan pulang. maksudnya tiap pulang kantor, pulangnya mampir ke site dulu. kita bilang itu latihan pulang, hehe...

layaknya keluarga muda lainnya (eh..jangan2 cuma kluarga Malik saja ya?), rumah kami minim perabot. yang eksisting aja yang dibawa. finishing rumah juga cuma dikelarin 3 ruang, yaitu kamar belakang, dapur, dan toilet. yang penting urusan dapur-kasur-sumur terpenuhi lah..

memasuki minggu ke-11, pengerjaannya tinggal pengecatan dan pasang opening (daun pintu dan jendela). Insya Allah kalo semuanya lancar, akhir minggu ke-11, kami sudah mengangkut barang2.

Barang2 kami sebetulnya ga banyak. wong ga punya perabotan kok. tapi ternyata pas dikumpul2, jadi numpuk. ini terbukti pas pindahan dari kontrakan di Rasamala (jakarta selatan) ke tangerang. aku ngga ikut beres2 siy, cuma terbayang waktu Ayah Azki membereskan. (aku turut berempati, hehe). Yang kayanya bikin banyak tuh buku. iyah, buku kami berdua tuh banyak bgt. itu belum termasuk bukuku yang ada di Bandung dan Solo. rencananya ntar mo diangkut jg ke sini. weleh2...ndah kebakke omahe mengko. tapi gapapa, mungkin kami bisa membuat perpustakaan kecil di sini. seperti rumahnya Mbah Wan yang di Bandung. dimana2 buku. lantai 1, lantai 2..menggiurkan lah pokoknya.

Thursday, May 28, 2009

Ranking..perlu ya?

Content postingan ini diambil dari imelnya temenku, Sandi. -boleh ya San-

ITB dan institut-institut pendidikan tinggi sejenis yang sangat spesifik akan mengalami kendala sistemik dalam perankingan kalau selalu dibandingkan dengan UNIVERSITAS- UNIVERSITAS seperti UI, UGM dan universitas- universitas besar lainnya di dunia. Universitas- universitas memiliki SIZE (ukuran) yang jauh lebih besar; memiliki fakultas yang lebih banyak, mahasiswa yang lebih banyak, dosen yang lebih banyak (ITB hanya memiliki 1.045 dosen/800 di antaranya bergelar PhD sementara UI dan UGM masing-masing lebih dari 4.000 dosen di mana masing-masing 445 dan 625 dosen bergelar PhD) dan alumni yang lebih banyak pula (UI dan UGM masing-masing memiliki lebih dari 400.000 alumni, sementara ITB kurang dari 70.000).

Meskipun penilaian dilakukan apple to apple sekalipun, ITB tetap akan sulit bersaing bila disandingkan dengan Universitas. ITB maksimal hanya akan unggul di bidang-bidang yang terbatas dimilikinya, yang memang menjadi bidang spesifiknya.

Begitu pula meskipun ITB unggul dalam penilaian Peer Reviewer dari berbagai belahan di dunia. Padahal disini sebetulnya penilaian paling fair tentang kualitas relatif suatu PT (Perguruan Tinggi) dibandingkan dengan PT lainnya. Hal ini seperti dikatakan oleh mantan Rektor Imperial College London (UK), Sir Richard Sykes yang dikutip oleh World Class University Ranking versi Time HE QS (UK) 2008: “Peer Review is an effective way to evaluate universities. It takes smart people to recognize smart people”.

Sayang, Time HE QS (UK) tidak konsisten dalam menerapkan pengertian Citation Index. Sehingga merugikan ITB dan institut teknologi lainnya dan sangat menguntungkan universitas- universitas besar. Cara penghitungan mereka Cited Article dan Time Cited Article dijumlahkan begitu saja tidak dibagi dengan jumlah populasi dosen. Mereka tidak membuat dalam bentuk Citation Index yang akan lebih mencerminkan kinerja dosen sebuah PT karena jumlah karya dan jumlah kutipannya dibagi jumlah populasi dosen

Padahal disamping ada penilaian Academic Peer Review (bobot 40%) juga ada penilaian lainnya yakni kriteria Employer Review (10%), Faculty Student Ratio (20%), Citation per Faculty(20%) , International Faculty (5%), International Students (5%). Otomatis ITB dkk dirugikan dua kali sehingga berpengaruh dalam penjumlahan skor keseluruhan

Bidang Studi: IT & Engineering:
1. ITB ranking 21 (untuk DUNIA no. 90, satu-satunya dari Indonesia yang masuk 100 besar dunia!!)
2. UI ranking 44 (untuk Dunia no. 206)
3. UGM ranking 51 (untuk Dunia no. 234)
4.Undip ranking 86
5. IPB ranking 87

Bidang Studi: Life Sciences & Medicine
1. UGM ranking 16 (untuk Dunia no. 106)
2. UI ranking 29 (untuk Dunia no. 207)
3. ITB ranking 50 (untuk DUNIA no. 210)
4. Unair ranking 59
5. Undip ranking 90
6. IPB ranking 92

Kesimpulan:
Sebaiknya perankingan PT dilakukan apple to apple pada bidang studi antar Universitas sejenis, begitu pula apple to apple bidang studi antar Institut Teknologi sejenis. Ini pasti akan lebih fair. Inilah yang telah dilakukan oleh majalah “AsiaWeek” (HK) sampai tahun 2000. Dan tentu saja oleh para lembaga pemeringkat PT di Amerika Serikat yang sejak awal mempeloporinya sampai sekarang.

Kesimpulan Ibu Azki:
Just be the best for yourself and family. So no matter where you're graduated from, it's your obligation to show your struggle living your life. --muni opo toh iki-- yang penting kerja Bos!!
Sistem ranking kadang emang bisa mematikan dan menciptakan iklim pendidikan yang ga sehat, terutama untuk jenjang SD - SMU. well..I'm not going to write anything about this silly rank.
enjoy your life, students!

Selamat buat Barcelona!!

Selamat yaaa buat sang juara Liga Champions, FC Barcelona!!
Mantabs deh kalian niy, gelar treble gitu lowh. udah gitu pelatihnya Josep Guardiola, veteran PD 1994. baru pertama kali nanganin Barcelona, langsung membabat habis 3 gelar.

Buat MU, sebagai penghibur lara dan duka, mungkin gelar Liga Champions bisa digantikan dengan mengalahkan tim Indonesia di Senayan nanti. heheh...ga apple to apple banget sih kelasnya :P

ya suwd deh, karena td malam ga nonton, ucapin selamat saja di postingan. sapa tau Lionel Messi mbaca, heuheu....impossibile gitu loh

nungguin Rafael Nadal saja di French Open :) semoga juara lagi yang kesekian kali ^_^

Tuesday, May 26, 2009

Sudah 9 bulan lhoh

Azki hari ini sudah masuk bulan ke-9. brati sudah hampir impas tuh dengan usia ngerem di rahim ibu (ih apa sihh..ga penting deh).



kira-kira sudah bisa apa yak?



tadi sih yang ketauan, sudah berjalan. jari2 tangannya yang mungil itu pegangan ke telapak tangan ibu. ibu duduk berhadapan dengan Azki yang berdiri. trus jalan deh tu Azki. Ihhh...lucu! jarak awal sepanjang lengan ibu. begitu dah deket, langsung ngamplok ke muka ibu. Aduh...atiiit...heheh. Sakit2 senang karena kita berpelukaaaaan :P



Makannya gimana yak?

sekarang Azki marah kallo disuap bubur gasol. tapi lahap banget kalo disuap pake bubur ayam. kentang kukus. tahu kukus. dan terutama..apa yang dimakan orang lain pasti dicoba diraih. kemaren minggu jalan2 ber3, ibu-ayah makan bubur ayam. Azki juga dipesenin satu porsi khusus. bubur tanpa bumbu. trus disuapin pake daging ayam suwir dan seledri. ih senangnyaa...trus tadi pagi dibeliin kentang dan tahu di tukang somay. trus bbrpa hari lalu disuapi ikan bakar. tapi ibu milihin daging yang deket tulang, karena ga kena gosongannya, dan masih putih. sayang ga ada buburnya, jadi digadoin aja tuh daging ikan.

Kayanya dah bosen ya makan yang lembek berair macam gasol tu. brati ibu harus lebih berinovasi dan berkreasi menciptakan menu baru nih. selain menu, juga trik baru agar Azki mau mangap dan makan. heuheu...

Azki jg sudah kecolongan makan makanan yg "ga penting--menurut ibu". misalnya brownis, kremesan ayam goreng, teh, kopi, jeruk masam --kata yang nyuapin sih ga masam. tapi yaah..gapapa sih sampe sekarang. ga da gejala aneh2.

Stay healthy ya Azki..kalo sehat ntar ibu ajak ketemu Uti deh, hihi..

Monday, May 25, 2009

Vaksinasi -- Imunisasi

Seorang sodara menolak mengimunisasi bayinya yang berusia 2 bulan dengan imunisasi BCG dan DPT. Alasannya, dua vaksin tersebut mengandung babi.

Blogging-mommies....ada yang mo komen ga?

aku sendiri sih...ga masalah dengan vaksin tersebut, especially yang wajib. memang Tuhan tidak menciptakan obat dari yang haram. tetapi perkembangan teknologi kan perlu waktu. dan sejauh yang aku tau, -kalopun bener vaksin itu memakai katalisator berupa enzim babi--zat altenatif masih diuji kelayakannya..ya ngga sih?

isu vaksin dari babi ini beda lhoh ya dengan obat asma/eksim dari ular/biawak. karena kalo asma dan eksim itu kan jelas-jelas bisa dihindari pencetusnya. apalagi ini penyakit alergi.

kata Azki gimana? "kalo aku sih ga masalah, Ibu. kalo dagingnya haram, at least azki dapet enzimnya deh..." dasar, pinter aja njawabnya.

ada ga sih ibu2 jaman sekarang yang menolak imunisasi dengan alasan vaksin berkatalis enzim babi?

Pekerjaan Elektrikal

Dalam pengerjaan proyek, pekerjaan elektrikal adalah pekerjaan kedua setelah struktur. kerjaannya meliputi penentuan titik lampu, titik saklar, titik stop kontak, lokasi box MCB, dan lokasi box meteran.

Material yang perlu disiapkan apa aja?
- Pipa konduit. konduit ini fungsinya untuk membungkus pipa yang tertanam dalam tembok. untuk yang di atas plafon, ga usah. kalo mau ekstrim, boleh aja konduitnya ga ditanam, tapi ekspose di luar tembok dan dicat warna2 disko. jadi lucu kan rumahnya...

- Kabel. ini jenisnya macam2. ada kabel 3X2,5, kabel 2x1,5, kabel 1x2,5, dan kabel 1,5x1. Peruntukannya di mana aja, aku ga gitu ngerti, coz waktu pemasangan lagi ga da di TKP, hihi...Tapi percayain ajalah ke subkon-nya.

- T-dose. ini fungsinya untuk terminal sementara para kabel yang hendak menuju MCB. bentuknya lempeng bulat setebal donat (tp ga bolong tengahnya), trus ada cabang2 untuk masukin kabel. posisinya bisa ekspose, bisa juga di atas plafon.

- Boks MCB. ada pilihan mau ambil yang berapa panel.

- saklar. ada pilihan single switch, atau double switch.

- stop kontak. kalo punya anak kecil, pilih yang flapnya, jadi ga mudah diutak-atik lubangnya.

- mangkok stop kontak. posisinya di dalam tembok, untuk tatakan stop kontak.

- klem kabel, untuk memasang konduit di dalam tembok.

- rumah lampu. ini mah sesuai selera owner, mo yg kaya apa modelnya, silakan hunting sendiri.

Terus..gimana biayanya? kalo elektrikal itungannya per titik. misalnya punya 10 stop kontak, itungannya 10 titik. kalo 1 saklar ganda, itungannya 2 titik. kalo MCBnya ada 4 panel, itungannya 4 titik. biaya per titik di sini 60ribu. jadi kalo punya 20 titik, ya 1,2 juta. rata2 rumah 2 kamar tipe 45-50 perlu 20 titik. biaya total elektrikal kira-kira 3 kali dari biaya pasang tadi. jadi untuk yang punya 20 titik, sediakanlah kira-kira 3,5 juta.

gitu deh..electrical for dummies-nya.

Sunday, May 24, 2009

Fatwa Haram

Lagi-lagi aku mendengar fatwa haram untuk suatu isu.
Pertama yg kudengar, golput haram.
kedua, merokok haram.
ketiga, beryoga haram.
keempat, facebook haram.

sedihnya, 3 out of 4 itu ga didukung oleh sumber hukum yang paten punya. entah itu Al-Quran, Hadis, atau Ijtihad.

untuk merokok, saya setuju diharamkan. dasar hukumnya jelas. perkara ancaman pengangguran? itu emang lingkaran setan. tapi apa ya ngga bisa berusaha sampai titik darah penghabisan mencari kerjaan halal? wong pria yang ga punya kaki aja bisa narik angkot.

golput haram? ah, itu kan mainan ulama yang udah masuk intrik politik.

yoga haram? disinyalir ada mantra2? ga tuh..aku ikut yoga dulu ga ada yg aneh2. yang ada malah badan jadi bugar, nafsu makan meningkat. coba yang mbikin fatwa tuh join club yoga dulu deh..

facebook haram? jangan2 karna ga punya akses internet / account di FB trus sembarangan mbikin fatwa? heheh..makanya, bikin account dulu deh, baru bicara..
facebook haram karena jadi ajang maksiat? kalo gitu sampeyan para masyarakat pengharam FB jangan make telpon deh. kan ada telpon yang digunain buat sex call. itu tuh..yg party line itu.
mbikin fatwa haram kok ga mikir aspek positipnyah.
teknologi itu bebas norma. yang bermasalah ya penggunanya. coba analogi pisau. pisau buat ibu2 kan buat ngrajang sayur dan daging. tapi buat orang yang kalap, pisau bisa buat ngilangin nyawa orang.

facebook ga haram, yang haram tuh babi.
:P

wes, end of posting

Berduaan deh..

Hari minggu ni ayah Azki ke field lagi :( berduaan deh ama Azki
Katanya sih perginya cuman bentar, 4 hari deh.
Jangan lama2 yak..ntar yang nggantiin popoknya Azki sapa kalo bukan Ayah :p

Saturday, May 23, 2009

Ono rego ono rupo

Ono rego ono rupo

kalo kata ayah azki: "ih ibu ngomong jorok" (karna dia kan roaming basa jawa)

maksudna abdi teh kieu: kualitas ya sesuai dengan harga

hal ini refers to keramik toilet.
Kata ayah Azki: keramiknya jelek, ujungnya banyak yg pecah.

brati bener dong..namanya juga KW III.
semoga yang Mulia-nya teu kitu nyak :)

Hunting Material Finishing

Sesi yang menyenangkan dari pengerjaan proyek adalah hunting material finishing. Kalo jaman dahulu kala, rasanya seneng banget kalo diutus untuk meninjau pabriknya langsung. soalnya selain tau proses pengerjaan material, juga tau restoran yang enak (ga da hubungannya langsung sih dengan pekerjaan, tapi ini menyangkut kelangsungan laporan visite, heheh..)

Well, back to reality. Tadi siang aku dan ayah Azki, dan juga Azki, pergi ke toko keramik. Ini bukan pertama kalinya, sebab dulu2 pernah survey juga di Mitra 10 dan Dunia Bangunan. Kali ini surveynya di Cimone, Tangerang. Ga terlalu jauh dari rumah. kemaren kamis sih sudah deal keramik di 2 toko, yg satu agennya Masterina, satu lagi showroom keramik yg lebih gedhe. lumayan, pilihannya bagus2, lebih murah dari Mitra 10 / DuBang.

ternyata pening nyari keramik. Semuanya bagus2 euy! lari ke alley pertama, suka tipe A. lari ke alley sebelah, lhoh kok ada yg lebih lucu? lari ke alley sebelahnya lagi, lhoooh..bagus semuaaah!!Karena pertimbangan budget, kami memilih merk Mulia. awalnya sih mau Platinum, tapi di toko cimone ini ga da. Merk keramik paling tinggi Roman (which we can't afford), baru deh Milan, SuperMilan, dan Mulia. (Essenza, Granito, dan Niro Granite tuh bukan keramik lho yah, tapi Homogenous Tile).

Di sini ada pilihan KW keramik. bedanya bisa 2ribu rupiah per dus-nya, setiap turun KW. Nah,,kami milih Mulia KW II untuk ruang2 utama. selain ngirit, motif yang disuka ada di KW II ini. Untuk area yg lebih kecilan lagi, milih yg KW I (untuk 'balas dendam', hehe).

karena menjadi semakin binun, akhirnya kami terjebak 3 jam hanya untuk melihat keramik. Heran, pramuniaganya betah benerrr...untung di toko ini konsumen disediain kopi, teh, aqua, dan cemilan. Mantabs!!

setelah kebingungan mereda, kami pulang dengan membawa bon merah (maksudnya masih kas bon..). critanya sudah deal dengan pilihan2 keramik nih. jadi hasil hunting kami adalah:

mulia linux beige
mulia sandstone brown
mulia siena taupe
arwana black
masterina 30x30
masterina 20x20
masterina 20x25

total area keramik interior kami adalah 65 m2.

waduh..baru keramik sudah binun. ntar kalo cat, pasti binun lagi deh..

*kelebihan toko ini adalah, keramiknya relatif lengkap, cara ngedisplaynya juga bagus, ada snacknya, dan BOLEH KAS BON!!

Thursday, May 21, 2009

Si Tukang Genteng

Alhamdulillah..calon istana kami sudah tertutup atapnya. Yap, minggu lalu sudah selesai pemasangan genteng dan asesorisnya, kaya lisplank dan nok tepi. Atapnya ga pake talang, karna ingin menyaksikan tirai hujan, hihi..

Kemaren pas order genteng ada kekurangan sekitar 420 pieces. ini gara2 si sales gentengnya sok tau. padahal aku dan mandornya dah ngitung, diperlukan minimal 1800 pieces. Eh, si sales ngotot 1500, dengan alasan sudah sering dapet order. Error juga nih sales. kalo dia sudah sering dapet order, aku juga dah sering lah bertindak sebagai QS (quantity surveyor) ilegal. moso brani ngeyel sama QS. itu namanya minta didamprat :D dan akhirnya didampratlah itu sales, hoho..

kira-kira bgini waktu order kekurangan genteng


Aku (A) : Pak, genteng kurang.
Sales (S) : Kurang brapa Bu?
A : 400-an lah
S : tepatnya Bu?
A : hmm..belum dapet laporan dari lapangan
S : ntar kalo kurang lagi, repot nganterin sisanya Bu, bolak-balik.
A : ya udah ga usah dikirim. emang tukang genteng se-Tangerang situ doang??

Rese kan supplier jaman sekarang. mentang2 yang ngorder perseorangan. hehe, sebetulnya aku juga sih yg diuntungkan dengan adanya supplier ini. Ga perlu repot2 pergi ke depo, kalo kurang tinggal telpon. tapi yaa namanya juga manusia, selalu nyari kekurangan orang lain :P

Anyway...jadinya pegimane ntu rumah aye? Xixixi...jadi malu menampilkannya. ntar lah yaa...

Brubung model rumah harus kompatibel dengan kemampuan dompet dan tukang, maka jadinya seperti ini. Tapi tak papalah,,harus disyukuri, alhamdulillah kerja kroyokan ma Yayangku selama 2 taunan jadinya rumah :)